GSM (Global System for Mobile)
adalah standar eropa untuk komunikasi selular digital. GSM adalah telepon
selular digital pertama setelah era analog.
Masalah dari sistem analog adalah
kemungkinan untuk melakukan pengkloningan telepon untuk melakukan
panggilan telepon terhadap orang lain dengan maksud penipuan, selain itu sistem
analog juga berpotensi dapat melakukan penyadapan (eavesdrop) panggilan telepon.
Jaringan GSM bertujuan untuk memperbaiki masalah tersebut dengan
mengimplementasikan autentifikasi yang kuat antara telepon selular dan MSC
(mobile service switch center), mengimplementasikan enkripsi data yang kuat
pada transmisi udara antara MS dan BTS.
GSM dideklarasikan pada tahun
1982 pada European Conference of Post
and Telecommunication Administrations (CEPT). Lebih lanjut, sejarah GSM
sebagai standar komunikasi digital disepakati dalam GSM MoU pada tahun 1987,
dimana 18 negara sepakat untuk mengimplementasikan jaringan selular yang
berbasis GSM. Pada tahun 1991 Jaringan GSM pertama kali muncul.
Sistem keamanan yang ditawarkan
dalam jaringan GSM meliputi autentifikasi, kerahasiaan data dan sinyal, serta kerahasiaan
pengguna.
Gambaran secara umum system
kemanan pada jaringan GSM terletak pada Kerahasiaan data dan sinyal dilakukan
dengan melakukan enkripsi dengan algoritma tertentu. Pada umumnya algoritma
yang dipakai dalam system keamanan jaringan GSM adalah algoritma A3, A5 dan A8.
Enkripsi tesebut dilakukan pada data yang ditransfer antara telepon selular
dengan BTS (Base Transceiver Station).
Algoritma A3 adalah algoritma
autentifikasi dalam model keamanan GSM. Fungsi A3 yaitu untuk membangkitkan
response yang lebih dikenal dengan SRES sebagai jawaban dari random challenge
yang dikenal dengan RAND. Algoritma A8 adalah algoritma yang berfungsi untuk
membangkitkan kunci sesi pada sistem keamanan GSM. Algoritma A5 adalah cipher
aliran yang digunakan untuk mengenkripsi pesan dalam transmisi udara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar